108 Cerita Rakyat Terbaik Asli Nusantara: cerita kepahlawanan, mitos, legenda, dongeng, & fabel dari 33 provinsi

Front Cover
VisiMedia, Oct 1, 2010 - Juvenile Fiction - 240 pages
1 Review

Siapa tak kenal cerita Malin Kundang? Cerita rakyat itu memberi keteladanan agar kita menghormati dan tidak durhaka kepada orangtua. Begitu juga cerita Bawang Merah dan Bawang Putih yang memberi keteladanan agar kita tidak iri dan dengki.

Ternyata, Nusantara kita sangat kaya akan cerita-cerita rakyat yang sarat akan nilai keteladanan dan sangat baik bagi perkembangan karakter putra-putri bangsa. Sayangnya, terkadang, pemilihan cerita, bahasa, serta kemasan cerita yang tidak sesuai untuk anak-anak membuat cerita itu sekadar hiburan yang tidak jarang malah memberikan nilai negatif. Bahkan, membuat orangtua dan para pendidik berpikir ulang untuk menceritakannya
kepada anak-anak.

Buku ini menghadirkan 108 cerita yang terbaik asli Nusantara yang cocok untuk pembelajaran dan penanaman budi pekerti anak-anak. Ilustrasi yang menarik dan warna yang indah di dalam setiap cerita dari 33 provinsi ini akan semakin menumbuhkan minat baca dan mengembangkan imajinasi.

Dengan bahasa yang mudah dipahami serta cerita yang singkat dan padat, membuat anak-anak, para pelajar, para pendidik, dan para orangtua tidak bosan membaca ataupun membacakan buku ini.

Rangkaian cerita yang dituturkan disesuaikan dengan bahasa yang cocok untuk anak-anak dan nilai luhur bangsa. Nilai keteladanan yang diberikan menjadikan anak-anak bersemangat untuk memiliki sifat dan sikap yang lebih baik.

"Sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui." Dengan buku 108 Cerita Rakyat Terbaik Asli Nusantara ini, kita akan mendapatkan hiburan, pengetahuan, keteladanan yang sesuai dengan perkembangan karakter anak untuk jadi pembelajaran sepanjang masa.



-VisiMedia-

 

What people are saying - Write a review

User Review - Flag as inappropriate

saya agak tergelitik dengan cerita Dongeng Asal Mula Kota Cianjur versi ini karena dongeng bisa disebut jiplakan! dari Dongeng Sasalaka Situ Bagendit, Garut. untuk lebih lanjut, saya membuat ulasannya di <a href="http://ilhamnurwansah.wordpress.com/2012/04/25/dongeng-asal-muasal-kota-cianjur-perlu-dikaji-ulang/">blog saya</a>
mohon cerita ini tidak dijadikan referensi utama untuk karya tulis ilmiah, karena beresiko menimbulkan kesalahpahaman dan "gugatan" dongeng Situ Bagendit.
saya sangat terbuka untuk mendiskusikan hal ini lebih dalam.
trims.
 

Contents

Section 1
3
Section 2
52
Section 3
62
Section 4
70
Section 5
72
Section 6
78
Section 7
92
Section 8
134
Section 9
146
Section 10
176
Section 11
186
Section 12
192
Section 13
198
Section 14
206
Section 15
214
Copyright

Common terms and phrases

About the author (2010)

Marina Asril Reza, lahir di Jakarta 29 September 1973. Ia menamatkan kuliahnya di Universitas Trisakti Jakarta, Jurusan Ekonomi Akuntansi. Hobinya menulis dan bermain musik. Ia sempat beberapa tahun mengambil sekolah musik di salah satu sekolah musik di Jakarta.

Mulai menulis di media ketika masih di SMA. Tulisantulisannya berupa cerpen pernah dimuat di majalah Anita Cemerlang, Anekaria, Ceria Remaja, dan Story Teen Magazine. Ia juga menulis cerita anak dan pernah dimuat di majalah Bobo.

Selain menulis dan mengurus ketiga putra-putrinya, ia juga menjalani kegiatan sebagai karyawati di sebuah perusahaan tradingdi Jakarta.

Bibliographic information